Hadirin Jamaah Jumat Rahimakumullah
Dalam kesempatan yang mulia ini marilah kita senantiasa saling mengingatkan untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah Swt, dengan senantiasa melaksanakan semua perintah-Nya dan menjauhi segala apa yang dilarang-Nya.
Hadirin Jamaah Jumat Rahimakumullah
Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh dengan keistimewaan, Rasulullah SAW membagi Ramadhan menjadi tiga fase. Fase pertama adalah sepuluh hari awal yang penuh rahmat, fase kedua adalah sepuluh hari pertengahan yang berisi ampunan, dan fase ketiga adalah sepuluh hari terakhir sebagai pembebasan dari api neraka. Pada hari ini kita telah memasuki hari ke-9 Ramadhan. Artinya tidak berapa lagi 10 hari pertama akan kita tinggalkan dan kita akan memasuki 10 hari kedua bulan Ramadhan.
Pada Masa pertengahan ini sering biasanya semangat beribadah mulai menurun dibandingkan pekan pertama. Padahal, pada fase inilah pintu ampunan Allah SWT dibuka selebar-lebarnya bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh bertaubat.
Hadirin Jamaah Jumat Rahimakumullah
Untuk meraih predikat hamba yang diampuni, ada beberapa amalan yang sangat dianjurkan untuk diperkuat dan diperbanyak :
1. Memperbanyak Istighfar dan Taubat
Amalan utama di fase ini perbanyak
beristighfar. Memohon ampunan tidak hanya dilakukan setelah shalat, tetapi di
setiap waktu senggang. Taubat yang sungguh-sungguh (taubatan nasuha)
disertai janji untuk tidak mengulangi kemaksiatan akan mengantarkan kita pada
kesucian hati.
2. Menjaga Shalat Berjamaah dan Shalat
Sunnah
Jangan biarkan shaf di masjid mulai
maju atau berkurang. Menjaga shalat fardu berjamaah dan menambahnya dengan shalat
sunnah Rawatib, Dhuha, serta Tahajud akan mempererat
hubungan kita dengan Allah Swt.
3. Memperbanyak Sedekah
Ramadan adalah bulan kedermawanan.
Sedekah tidak hanya membantu sesama yang membutuhkan, tetapi juga berfungsi
sebagai penghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.
4. Tadarus Al-Qur'an
Al-Qur'an diturunkan di bulan
Ramadan. Membaca, merenungi makna, dan mengamalkan isi Al-Qur'an adalah cahaya
bagi hati.
5. Berdoa dengan Doa Maghfirah
Salah satu doa yang sangat dianjurkan untuk dipanjatkan pada 10 hari kedua Ramadan adalah: “Allahummaghfirli dzunubi ya robbal 'alamin.” (Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, wahai Tuhan semesta alam).
Hadirin Jamaah Jumat Rahimakumullah
Sepuluh hari kedua Ramadan adalah jembatan menuju sepuluh hari terakhir yang penuh kemuliaan (Lailatul Qadar). Tanpa ampunan di fase kedua, akan sulit bagi kita untuk meraih kemuliaan di fase penutup (akhir). Mari kita berlomba-lomba untuk meraih ampunan dari Allah Swt. Jangan sampai kesibukan-kesibukan pekerjaan dan lainnya melalaikan kita dari taubat kepada Allah Swt. Allah berfirman:
وَسَارِعُوٓاْ
إِلَىٰ مَغۡفِرَةٖ مِّن رَّبِّكُمۡ وَجَنَّةٍ عَرۡضُهَا ٱلسَّمَٰوَٰتُ وَٱلۡأَرۡضُ
أُعِدَّتۡ لِلۡمُتَّقِينَ ١٣٣
“Dan bersegeralah kamu kepada
ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang
disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (Qs.
‘Ali Imran : 133).
Mari kita jadikan setiap detik di
bulan ramdhan ini dan 10 hari kedua sebagai sarana untuk bersimpuh di hadapan
Allah, mengakui segala khilaf, dan memohon agar nama kita tercatat sebagai
golongan orang-orang yang beruntung yang mendapatkan ampunan-Nya. Semoga Allah
SWT menerima amal ibadah kita dan mempertemukan kita dengan hari kemenangan
dalam keadaan suci dari dosa. Amin ya Rabbal Alamin.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar