Web ini Kumpulan tulisan kajian keagamaan yang menarik berdasarkan Al Qur’an dan Hadits Nabi Saw. Selain tulisan, Web juga berisi berita menarik seputar Madrasah, Video Tiktok dan Youtube yang baik untuk ditonton. Ikuti terus kajiannya, jangan sampai terlewatkan. Baca semua tulisannya. Semoga mendapatkan kebaikan. Amin
Dalam kesempatan ini marilah kita senantiasa menjaga sekaligus
meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Swt. Yakni menjalankan perintah-Nya
dan menjauhi larangan-Nya. Semoga ketakwaan dapat menjadi wasilah kita
mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Jamaah shalat Jumat yang dirahmati Allah
Meminta maaf dan memaafkan merupakan sikap yang menunjukkan permohonan atau pemberian pengampunan dan pembebasan atas kesalahan diri kita dan orang lain. Tindakan memaafkan melibatkan kesediaan kita untuk melepaskan dendam dan kebencian terhadap orang yang melakukan kesalahan, serta memberikan kesempatan dan ruang untuk menjalin kembali hubungan yang telah rusak.
Memberikan maaf dapat membantu seseorang untuk melepaskan beban emosional negatif seperti kemarahan, kesedihan, atau kebencian, sehingga ia dapat merasa lebih damai, bahagia, dan stabil secara emosional. Memaafkan juga dapat menghapuskan luka dalam hati sehingga tidak berlarut-larut dalam rasa dendam.
Bagi orang yang berbuat salah hendaknya meminta maaf dan orang
yang diperlakukan kurang atau tidak baik disaat dimintakan maaf maka hendaknya
memberikan maaf bagi pelaku. Allah berfirman:
وَلْيَعْفُوْا وَلْيَصْفَحُوْاۗ اَلَا تُحِبُّوْنَ اَنْ
يَّغْفِرَ اللّٰهُ لَكُمْۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ.
Artinya, “Hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nur:22).
Jamaah shalat Jumat yang dirahmati Allah
Rasulullah Saw pernah menjelaskan bahwa memberikan maaf kepada
orang lain yang pernah berlaku tidak selayaknya terhadap kita tidak akan serta
merta menurunkan derajat dan martabat kita. Justru sebaliknya, memaafkan akan
menaikkan derajat kita, sebagai sabda Nabi saw:
مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ وَمَا زَادَ اللَّهُ
عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلَّا عِزًّا وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلَّا رَفَعَهُ
اللَّهُ.
Artinya, “Sedekah itu tidak akan mengurangi harta. Tidak ada orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah akan menambah kemuliaannya. Dan tidak ada orang yang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya.” (HR Muslim).
Jamaah shalat Jumat yang dirahmati Allah
Dengan saling memaafkan, kita bukan hanya meraih ketenangan dalam
diri sendiri, tetapi juga mengangkat martabat kita di hadapan Allah
SWT. Mari kita tinggalkan belenggu dendam dan kesombongan, serta
berlomba-lomba dalam kebaikan dengan hati yang penuh lapang dan kasih sayang.
Semoga setiap langkah kita di masa mendatang dipenuhi dengan kebaikan, dan
semoga kita semua dapat merasakan kedamaian yang sejati dengan saling memaafkan.