Ketua PGRI Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. H. Abdul Rivai, M.AP, yang memimpin langsung rombongan, menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar pemberian materi, melainkan simbol kuatnya ikatan solidaritas antar-pendidik di Kalimantan Selatan.
"Kami
hadir di sini untuk memastikan bahwa saudara-saudara kami di Balangan tidak
merasa sendirian menghadapi musibah ini. Ini adalah wujud nyata dari semboyan
PGRI, yakni solidaritas dan kebersamaan," ujar H. Abdul Rivai dalam
sambutannya.
Dalam kunjungan ini, Ketua PGRI Kalsel didampingi oleh jajaran pengurus inti yang turut mengawal penyaluran bantuan agar tepat sasaran. Mereka yang hadir antara lain : Bapak Ahmadi, M.Pd (Sekretaris Umum PGRI Kalsel), Ibu Hj. Zubaidah, M.Pd (Bendahara PGRI Kalsel), H. Suradi, M.Pd (Biro Kesejahteraan dan Ketenagakerjaan) dan Drs. Riduansyah, M.Pd (Wakil Bendahara PGRI Kalsel).
Bantuan yang diserahkan diharapkan dapat meringankan beban hidup para guru dan tenaga kependidikan di Kabupaten Balangan yang aktivitas kesehariannya sempat terganggu akibat luapan air. Selain penyerahan secara simbolis, pengurus provinsi juga menyempatkan diri berdialog dengan para anggota untuk menyerap aspirasi terkait kendala proses belajar-mengajar pasca-banjir.
Ketua PGRI Balangan Musa, S.Pd beserta jajaran menyambut hangat kedatangan rombongan provinsi dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian yang diberikan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada PGRI Provinsi Kalimantan Selatan yang memberikan bantuan kepada warga Pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) yang terdampak banjir di 3 Kecamatan di Balangan, yakni Kecamatan Tebing Tinggi, Awayan dan Halong. Kami akan memberikan 100% bantuan dari PGRI Provinsi kepada warga PTK yang terdampak banjir. Bantuan yang diberikan sangat berarti dan mudah-mudahan bisa meringankan beban yang mereka terima akibat banjir" Ujar Musa ketika menerima bantuan mewakili pengurus PGRI Kabupaten Balangan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar musibah ini segera berlalu dan para pendidik dapat kembali beraktivitas dengan normal di sekolah masing-masing.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar