Para qari dan qariah
dari berbagai kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan tampil penuh penghayatan,
melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan teknik dan irama terbaik. Suasana
perlombaan berlangsung khidmat, religius, dan sarat makna spiritual.
Pada hari kedua ini,
dua cabang utama diperlombakan, yakni Tilawah Dewasa Trio dan Tilawah Purna
Dewasa. Sebanyak 17 peserta mengikuti cabang Tilawah Dewasa Trio, sementara 12
peserta berkompetisi pada cabang Tilawah Purna Dewasa. Kabupaten Balangan turut
menurunkan qari dan qariah terbaiknya untuk bersaing dalam ajang tersebut.
Koordinator MTQ Tilawah
Trio dan Dewasa, Masroliyan Nor, menjelaskan bahwa MTQ yang diselenggarakan
IPQAH memiliki karakteristik berbeda dibandingkan lomba di bawah naungan
Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ).
“Jika di LPTQ tilawah
bersifat perorangan, di IPQAH terdapat variasi. Untuk kategori anak-anak
dilombakan dalam bentuk duet, sedangkan remaja dan dewasa tampil dalam format
trio. Selain itu, terdapat cabang Tilawah Purna Dewasa sebagai ruang bagi qari
dan qariah yang telah purna agar tetap dapat berpartisipasi,” jelas Masroliyan.
Ia menambahkan, cabang
Tilawah Purna Dewasa tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana
pembelajaran dan inspirasi bagi generasi muda agar terus mencintai dan
mengembangkan seni baca Al-Qur’an.
“Melalui MTQ Suara Emas
IX ini, kami berharap pelaksanaan kegiatan berjalan sukses dan lancar, serta
mampu melahirkan prestasi terbaik, termasuk bagi Kabupaten Balangan sebagai
tuan rumah,” ujarnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar